Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts

Belum Tersangka, Istri Nazaruddin Kemungkinan Tidak Ditahan

Mabes Polri melansir informasi bahwa M Nazaruddin ditangkap bersama istrinya, Neneng Sri Wahyuni. KPK siap menahan Nazaruddin, namun belum tentu untuk sang istri. Kenapa?

Wakil Ketua KPK M Jasin mengatakan, Neneng saat ini masih berstatus sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi di proyek pengadaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) tahun 2008.

"Status istri Nazar belum tersangka," kata Jasin lewat pesan singkat pada detikcom, Selasa (9/8/2011).

Saat ditanya lebih jauh apakah Neneng akan ikut ditahan, Jasin enggan menjelaskan lebih jauh. Juru bicara KPK Johan Budi juga belum bisa memastikan soal ini.

"Saya belum tahu, harus dicek lebih dulu," ucapnya.

Sebelumnya, Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bahrul mengatakan, Nazaruddin tidak sendiri saat dibekuk di Kolombia. Ada sang istri Neneng Sri Wahyuni dan beberapa orang lain di lokasi.

"Tidak sendirian yang jelas, dia dengan istrinya. Dan beberapa orang tapi kita tidak tahu persis, saya sampaikan nanti kalau sudah datang," kata Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bahrul Alam di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (8/8/2011).

Saat ini, proses pemulangan mantan bendahara umum Partai Demokrat itu sedang diurus. Jika tidak ada aral merintang dalam proses diplomasi, maka Nazar akan langsung ditahan di Indonesia.

Sumber :
Belum Tersangka, Istri Nazaruddin Kemungkinan Tidak Ditahan | Detik News

Sssst! Nazaruddin Ternyata Coba Suap Polisi Kolombia

Cerita mengejutkan kembali datang dari M Nazaruddin. Saat pertama kali ditangkap oleh polisi lokal di Cartagena, Kolombia, ternyata mantan bendahara umum Partai Demokrat itu sempat berusaha melakukan penyuapan. Wah!

Hal ini diungkapkan oleh Dubes RI di Kolombia Michael Menufandu berdasarkan informasi dari kepolisian setempat. Michael saat itu baru saja mendampingi Nazaruddin ketika pertama kali ditangkap.

"Dia mau membayar mereka untuk melepaskan diri," kata Michael kepada detikcom, Selasa (9/8/2011).

Michael menegaskan, upaya itu jelas ditolak oleh polisi Kolombia. Selain dikenal profesional, para polisi juga sangat tegas dalam menangani kasus internasional.

"Polisi di sini sangat profesional, di sini tidak bisa disogok. Pengacara juga tidak mungkin. Bahkan mereka bisa membantu tanpa minta bayaran," ceritanya.

Sayangnya, Michael tidak tahu berapa jumlah uang yang ditawarkan pada polisi tersebut. "Saya tidak tahu. Polisinya yang beritahukan ke saya," imbuhnya.

Nazaruddin ditangkap di Kota Cartagena, Kolombia, Minggu (7/8). Dia ditangkap dengan paspor atas nama Syarifuddin. Presiden SBY berpesan Nazaruddin segera dibawa ke Indonesia.

Nazaruddin diketahui terbelit sejumlah kasus, bukan hanya di KPK. Di Mabes Polri dia tengah dibidik kasus Kemendiknas dan Kemenkes dan juga kasus dugaan pencemaran nama baik Anas Urbaningrum. Selain itu di Kejati Sumbar Nazaruddin dibidik kasus dugaan korupsi di Kabupaten Dharmasraya terkait pembangunan rumah sakit.

Sumber :
Sssst! Nazaruddin Ternyata Coba Suap Polisi Kolombia | Detik News

3 PENYEBAB KEJENUHAN KERJA

Setiap pagi, Anda butuh upaya superkeras untuk bangkit dan berangkat ke kantor. Bahkan, mencari motivasi untuk pergi ke kantor pun merupakan tantangan tersendiri. Meski Anda tidak mencintai pekerjaannya, tetapi Anda pun tidak mencintainya. Awal-awal mulai bekerja sih seru-seru saja, tetapi kok, sekarang jadi begini, ya?

Ini bisa jadi merupakan masalah kejenuhan di tempat kerja. Kadang, Anda mungkin tak akan menyadarinya hingga beberapa lama. Keluar dari kejenuhan ini kadang menjadi hal yang sangat sulit. Berikut ini adalah 3 penyebab terumum kejenuhan bekerja:
1. Sangat kelelahan
Saat ini seperti ada pergerakan yang membuat semua karyawan harus bisa multitasking. Anda pun jadi lebih sering pulang larut, mengerjakan tugas yang kadang Anda rasa tidak masuk akal, tanggung jawab yang sangat tinggi, tetapi tanpa ganjaran yang setimpal pula. Meski awalnya tantangan yang diberikan membuat Anda terpacu, tetapi lama kelamaan pekerjaan ekstra itu membuat Anda mulai merasa tidak sepadan. Anda pun mulai merasa kelelahan dengan tuntutan tinggi dan tekanan konstan dari perusahaan (atau bos Anda). 

Ketimbang mencoba tersenyum dan menerima saja, coba bicarakan dengan bos Anda. Manager Anda bisa jadi sama sibuknya dengan Anda dan tak menyadari bahwa Anda mulai merasa hampa. Dengan berbicara kepada atasan mengenai tekanan pekerjaan dan solusi untuk menguranginya, siapa tahu sebagian beban pekerjaan Anda bisa diberikan kepada orang lain dan mendapatkan saran yang membantu kurangi stres. 

2. Arah yang tak jelas
Anda sudah berada di posisi kerja yang sekarang untuk sekian lama, tetapi tidak ada kejelasan Anda akan diangkat menjadi karyawan tetap atau mungkin meningkat posisi ke jabatan yang lebih tinggi. Anda pikir Anda sudah membuktikan diri, tetapi entah mengapa selalu kolega Anda yang mendapatkan proyek high profile, perhatian si bos, serta promosi. 

Dalam situasi tipe ini, akan lebih bijaksana untuk menera ulang diri untuk bisa mengerti halangan potensial yang mencegah Anda untuk lebih maju secara profesional. Contoh, apakah Anda memiliki kemampuan yang tepat untuk menangani tanggung jawab lebih, atau bisakah Anda meningkatkan kemampuan kunci? Apakah Anda memiliki reputasi positif di tempat Anda bekerja, dan apakah ada permintaan atasan yang tak sanggup Anda penuhi atau bertabrakan dengan kolega? Pernahkan si atasan memberi tahu kelemahan Anda dan adakah upaya Anda untuk menanggulanginya?

Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tadi bisa membantu Anda menentukan langkah ke depan. Anda juga bisa bicara dengan bos untuk mengekspresikan ketertarikan Anda untuk lebih maju dan mencari tips bagaimana melakukannya (tentu dengan asumsi bos Anda adalah orang yang bisa diajak bekerja sama). 

3. Pekerjaan yang Anda lakukan membosankan 
Pada awalnya, Anda mencintai variasi dan kecepatan kerja yang ada di hadapan. Namun saat pekerjaan berulang itu membuat Anda ingin marah dan sedih, bisa jadi Anda sudah tak lagi menikmati pekerjaan yang Anda kerjakan, dan ini menyulitkan untuk mencari tahu apa langkah berikutnya. 

Cara yang paling baik untuk memulai adalah dengan membuat daftar aspek-aspek pekerjaan yang memberi Anda kepuasaan. Contohnya, jika Anda senang menyusun jadwal acara, pertimbangkan apakah ada kesempatan lain untuk mengaplikasikan kemampuan itu di dalam perusahaan. Terlibat dalam organisasi acara yang dilangsungkan perusahaan setiap beberapa bulan sekali, seperti piknil pegawai, bisa mendorong semangat dan memperbarui antusiasme karier. Pertimbangkan pula untuk menjadi relawan di luar pekerjaan Anda untuk mendalami kebisaan Anda. Mengaplikasikan bakat Anda dalam cara yang menyenangkan bisa membantu mengubah cara pandang Anda terhadap kantor. 

Terutama, ingat bahwa kebosanan di kantor tidak selalu berarti negatif. Faktanya, mencapai titik datar profesional bisa menjadi katalis terhadap perubahan positif, meningkatkan kepuasan bekerja. Dengan mempertimbangkan minat dan mengambil tindakan untuk mencari kepuasan saat bekerja bisa bantu Anda bersemangat berangkat bekerja.

SBY TIDAK TEGAS??

Guru Besar Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI), Prof Iberamsjah menegaskan bahwa kekisruhan politik yang terjadi di negeri ini, mulai dari munculnya deklarasi tokoh agama dan pemuda yang memunculkan kebohongan SBY, ancaman Front Pembela Islam (FPI) mengkudeta presiden SBY akibat dari ketidaktegasan presiden itu sendiri.

“Kalau di zaman Soeharto, mana ada orang yang berani mengancam dan menakut-nakuti. Tanpa banyak bicara, pasti semuanya akan dilibas oleh Soeharto,” ujar Iberamsjah di Jakarta .


Meski nuansa kediktatoran era Soeharto sangat kental, dia menilai ketegasan tetap diperlukan dan tidak akan mengekang kebebasan berekspresi sepanjang itu sesuai dengan koridor aturan yang berlaku.

“Tidak (mengekang). Kebebasan berekspresi saat ini memang sudah kebablasan. Untuk itu perlu diatur secara tegas oleh pemimpin negeri ini. Dan jika kondisi perpolitikan negeri ini stabil, maka dengan sendirinya akan memunculkan harga diri di mata negara asing. jadi semua kondisi saat ini karena kelemahan SBY,” terangnya.

Lantas, adakah pemimpin saat ini yang memiliki kriteria seperti Soeharto? “Untuk saat ini, pemimpin yang berasal dari partai politik belum ada. Mungkin di luar parpol ada saja. Dan saya mengharapkan untuk Pemilu 2014 bisa muncul tokoh-tokoh yang tegas," harapnya. 
Menurut anda ?

DEWI PERSIK OPERASI SELAPUT DARA, KARENA DIBAYAR 1 M?

Dewi Persik secara terbuka mengaku melakukan operasi selaput dara di Mesir. Ternyata, ada alasan tertentu yang membuat wanita yang lekat dengan sensasi ini melakukan operasi kontroversial tersebut. Ternyata, Depe menjalani vaginoplasti demi film barunya.

"Awalnya, saya beri tawaran: 'Dewi mau nggak saya bayar Rp1 miliar untuk operasi keperawanan untuk film ini. Saya kira Dewi nggak mau, tapi dia malah menyanggupi dengan berdiri dan menyalami saya. Dia bilang: 'Ya, saya mau, demi profesional diri saya sebagai bintang film," kata KK Dheraj, produser film Dewi kepada VIVAnews, Rabu, 8 Juni 2011.

Dheraj mengaku terkejut dengan reaksi mantan istri Saipul Jamil ini. Dia tak menduga Dewi bilang setuju secepat itu. Semula, dia menduga Depe tak akan berani melakukannya. "Dia tidak ragu atau bimbang saat ditawari operasi itu," ungkapnya.

Ditanya soal ini, Dewi mengaku bersedia menjalani operasi itu bukan semata karena kepentingan film. Dia melakukannya untuk suaminya kelak. "Aku melakukan semua ini juga untuk suamiku nanti. Jangka panjang lah," ujarnya.

Yang menarik, dokter bedahnya juga bukan sembarang dokter. Pemilik goyang gergaji ini memilih dokter berdasarkan dari lawan mainnya di film 'Pacar Hantu Perawan'. Mereka adalah model asal Filipina, Misa Campo, dan artis porno asal Norwegia, Vicky Vet.

Sumber :
VIVANEWS | Depe Operasi Keperawanan Dibayar Rp1 M?

MISTERI MENINGGALNYA IBU TIEN SOEHARTO

Isu tak sedap menyeruak beberapa hari setelah meninggalnya Tien Soeharto. Beredar kabar, Ibu Negara itu meninggal akibat terkena peluru nyasar dari keributan yang antara Bambang Trihatmodjo dan Hutomo Mandala Putra.

"Itu adalah rumor yang sangat kejam dan tidak benar sama sekali. Saya saksi hidup yang menyaksikan Ibu Tien terkena serangan jantung mendadak," tutur bekas ajudan Soeharto, Jenderal (Purn) Sutanto dalam buku 'Pak Harto The Untold Stories'. Buku itu diluncurkan Rabu kemarin, 8 Juni 2011 di Jakarta, memperingati ulang tahun Presdien Indonesia yang kedua itu.

Ibu Tien Soeharto meninggal pada tanggal 28 April 1996 pukul 05.10 di RSPAD Gatoto Subroto. Dan kabar yang beredar saat itu adalah bahwa dua anak Soeharto Bambang dan Tommy sempat berebut proyek mobil nasional. Mereka berkelahi dan sempat terjadi baku tembak. Salah satu tembakan diisukan mengenai Ibu Tien.

Sutanto yang kemudian menjadi Kapolri dan kini menjabat Kepala Bin itu menceritakan bahwa sehari sebelum Ibu Tien meninggal, almarhumah sempat mengunjungi sentra pembibitan buah Mekarsari. "Agaknya Ibu Tien terlalu asyik dan gembira melihat-lihat banyaknya tanaman yang tengah berbuah. Ibu Tien lupa bahwa sebenarnya beliau tidak boleh berjalan terlalu lama dan jauh. Hal itu untuk menjaga kesehatan Ibu Tien yang sedang mengidap gangguan jantung," kisahnya.

Dalam buku itu Sutanto menulis bahwa pada 27 April 1996, Soeharto pulang dari laut memancing ikan. Dia sempat bertemu dengan istrinya itu. "Suasananya berlangsung seperti biasa. Hanya pada waktu itu, Ibu Tien harus banyak istirahat karena kelelahan," ujar bekas Kapolri itu.

Kemudian pada 28 April 1996 sekitar pukul 04.00, Ibu Tien mendapat serangan jantung mendadak. Saat itu, Ibu Tien tampak sulit bernafas. ""Dalam kondisi genting segera diputuskan untuk membawa Ibu Tien ke RSPAD Gatot Subroto. Saya melihat dokter kepresidenan Hari Sabardi memberi bantuan awal pernapasan dengan tabung oksigen. Saya sendiri turut membawa ibu negara dari rumah ke mobil dan selanjutnya ke RSPAD," tuturnya.

Saat itu, lanjut Sutanto, Tommy dan Sigit juga ikut mengantarkan ibunya ke rumah sakit.

Namun, setelah berbagai upaya penyelamatan medis dilakukan, sekitar pukul 05.10 Ibu Tien menghembuskan nafas terakhirnya. Pada saat itu, Soeharto tampak terus mendampingi istrinya di rumah sakit.

"Saya harap jangan sampai rumor tidak benar itu tetap dipercaya oleh sebagian orang yang hingga kini terus menganggapnya benar," tegas Sutanto.

Buku Untold Stories itu ditulis oleh sejumlah mantan bawahan Soeharto. Antara lain mantan Wapres Try Sutrisno, mantan Menteri Keuangan JB Sumarlin, dan sejumlah mantan menteri pada era orde baru. Sejumlah ajudan Soeharto juga berkisah lewat buku ini. Sejumlah petinggi negara tetangga seperti Mahathir Muhammad, Sultan Hasanah Bolkiah dari Brunei Darrussalam, dan mantan Presiden Philipina ikut menulis.

Lebih dari tiga puluh tahun memimpin negeri ini-- dalam cara yang penuh kontroversi-- Soeharto jatuh sesudah reli unjuk rasa mahasiswa dan kelompok pro demokrasi. Sejumlah mahasiswa meninggal dalam unjuk rasa menurunkan Soeharto. Kerusuhan Mei itu hingga kini dikenang sebagai salah satu peristiwa terburuk dalam sejarah bangsa ini.

Banyak yang memuji Soehato, tapi sungguh banyak pula kalangan yang menuduhnya terlibat pelanggaran HAM, dari peristiwa 1965 hingga kasus Aceh. Ia juga dirundung tuduhan Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN) sepanjang memerintah lebih dari 30 tahun itu.

Soeharto sempat dijadikan tersangka dalam kasus KKN. Tapi dia tidak datang ke persidangan karena sakit. Belakangan sakitnya itu bersifat permanen. Kasus itu kemudian dipendam oleh kejaksaan hingga Soeharto wafat.

Sesudah kejatuhannya, polemic tentang Soeharto terus menyala. Antara mereka yang mendukung dan massa yang menentang.

Banyak yang mendukungnya menjadi pahlawan, banyak pula yang menentang keras sebab sejumlah sejarah gelap kekerasan sepanjang massa 30 tahun harus diluruskan sebelum dia dianggap pahlawan.

Ais Ananta Said adalah anak sulung Ali Said, SH, Jaksa Agung di masa Soeharto berkuasa mendukung penuh Soeharto menjadi pahlawan. Jasa mantan presiden itu, katanya, terlalu banyak untuk diabaikan dari gelar pahlawan.

Sejumlah anak tokoh Partai Komunis Indonesia dan korban pelanggaran HAM menolak keras. "Dijatuhkan rakyat, kok jadi pahlawan," tanya Ilham Aidit, anak Dipa Nusantara Aidit

Dahlia Biki, putri Amir Biki tokoh yang tewas dalam traegdi Tanjung Priok 1984 mempertanyakan kelayakan Soeharto jadi pahlawan. Pelanggaran HAM yang dituduhkan kepadanya, kata Dahlia, harus ikut dipertimbangkan.

Pertengahan Mei lalu, survei Indobarometer mengejutkan publik. Mayoritas responden yang disurvei ternyata sudah rindu dengan Soeharto. Meski banyak kaum cendekia yang mempersoalkan metode dan pertanyaan dalam survei ini, sosok Soeharto kembali ramai dibicarakan. Dan Rabu kemarin, sejumlah mantan bawahannya meluncurkan buku The Untold Stories itu. 

Sumber :
VIVANEWS | Misteri Meninggalnya Ibu Tien Soeharto