Cara Mengganti Read More dengan Gambar

Pada Artikel yang lalu saya pernah membahas tentang Membuat Read More Otomatis (Automatic Read More). Nah bagaimana kalau tulisan Read More kita ganti dengan gambar. Tentu akan terlihat lebih menarik bukan?
Bagi yang belum faham cara membuat Read More di Blog, supaya tidak bingung, sebaiknya terlebih dahulu membaca artikel Membuat Read More Otomatis (Automatic Read More) yang sudah ada di blog ini.
Kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara mengganti Read More dengan gambar.
Langkah Pertama / First Step
• Seperti biasa masuk ke www.blogger.com.
• Pilih rancangan atau tata letak.
• Klik edit HTML.
• Sebelum melangkah ke pemasangan kode, silahkan download template anda, klik download template lengkap.
• Kemudian centang Expand widget template.
Langkah Kedua / Second Step
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kode seperti atau yang mirip dengan kode di bawah ini :

<b:if cond='data:blog.pageType != "item"'>
<div expr:id='"summary" + data:post.id'><data:post.body/></div>
<script type='text/javascript'>createSummaryAndThumb("summary<data:post.id/>");</script>
<span class='rmlink' style='float:left'
><a expr:href='data:post.url'>READ MORE - <data:post.title/></a></span>
</b:if>
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'><data:post.body/></b:if>

Ganti kode yang berwarna merah dengan kode seperti di bawah ini. Jadi seperti ini:

<b:if cond='data:blog.pageType != "item"'>
<div expr:id='"summary" + data:post.id'><data:post.body/></div>
<script type='text/javascript'>createSummaryAndThumb("summary<data:post.id/>");</script>
<span class='rmlink' style='float:left'><a expr:href='data:post.url'><img src='http://lh5.ggpht.com/_9b1traaMESE/SpeKqaOoi8I/AAAAAAAAAyw/7XvVW9lxqjk/read more.png'/></a></span>
</b:if>
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'><data:post.body/></b:if>

Simpan Template.!

Ket: Kode yang berwarna merah dapat anda ganti dengan alamat url gambar anda sendiri sesuai template warna anda.

Selesai..mudah bukan? Bagi yang belum mengerti dengan apa yang saya jelaskan silahkan bertanya melalui kotak komentar di bawah ini.

Membuat Read More Otomatis ( Auto Read More)

Kenapa perlu menggunakan Read More? Dengan Read More membantu kita untuk meminimalisir tampilan blog, ketika pertama kali homepage dibuka. Bayangkan jika kita menampilkan posting sebanyak tujuh posting (jumlah ini merupakan pemberian manual dari blogger.com), kemudian postingnya panjang-panjang, apa yang akan terjadi? Semua isi posting yang panjang itu akan terlihat di halaman homepage, dan tentu saja akan sangat mengganggu penampilan blog anda.
kelebihan kode ini diantaranya adalah tampilan gambar disetiap posting yang diberi read more. (lihat gambar blog congcot diatas).
Jangan lupa, cara ini sebaiknya digunakan jika belum edit template lebih jauh, jadi saran saya gunakan template yang dari minima blogger.
Nah, mari kita mulai sekarang.

Persiapan...
1. Seperti biasa masuk ke www.blogger.com.
2. Pilih rancangan atau tata letak.
3. Klik edit HTML.
4. Untuk menghindari kesalahan sebaiknya Klik Download Template Lengkap terlebih dahulu.
5. Kemudian centang Expand widget template.
6. Cari kode (gunakan ctrl+F untuk memudahkan pencarian)
7. Cari kode 
</head> , dan simpan kode dibawah ini tepat diatas kode </head>
Langsung copy paste aja...!

<script type='text/javascript'>
var thumbnail_mode = "float" ;
summary_noimg = 250;
summary_img = 250;
img_thumb_height = 120;
img_thumb_width = 120;
</script>


<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
/******************************************
Auto-readmore link script, version 2.0 (for blogspot)

(C)2008 by Anhvo

visit http://en.vietwebguide.com to get more cool hacks
********************************************/
function removeHtmlTag(strx,chop){
if(strx.indexOf("<")!=-1)
{
var s = strx.split("<");
for(var i=0;i<s.length;i++){
if(s[i].indexOf(">")!=-1){
s[i] = s[i].substring(s[i].indexOf(">")+1,s[i].length);
}
}
strx = s.join("");
}
chop = (chop < strx.length-1) ? chop : strx.length-2;
while(strx.charAt(chop-1)!=' ' && strx.indexOf(' ',chop)!=-1) chop++;
strx = strx.substring(0,chop-1);
return strx+'...';
}

function createSummaryAndThumb(pID){
var div = document.getElementById(pID);
var imgtag = "";
var img = div.getElementsByTagName("img");
var summ = summary_noimg;
if(img.length>=1) {
imgtag = '<span style="float:left; padding:0px 10px 5px 0px;"><img src="'+img[0].src+'" width="'+img_thumb_width+'px" height="'+img_thumb_height+'px"/></span>';
summ = summary_img;
}

var summary = imgtag + '<div>' + removeHtmlTag(div.innerHTML,summ) + '</div>';
div.innerHTML = summary;
}
//]]>
</script>

Jika sudah, sekarang tahap terakhir..
Cari kode <data:post.body/> dan silahkan hapus, dan ganti dengan kode dibawah ini.

<b:if cond='data:blog.pageType != "item"'>
<div expr:id='"summary" + data:post.id'><data:post.body/></div>
<script type='text/javascript'>createSummaryAndThumb("summary<data:post.id/>");</script>
<span class='rmlink' style='float:left'><a expr:href='data:post.url'>READ MORE<data:post.title/></a></span>
</b:if>
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'><data:post.body/></b:if>


Ganti kata yang berwarna merah sesuai dengan selera anda.
Simpan Template. Selesai!

INTEL ATAU AMD

Kalo ditanya bagus mana antara Prosessor Intel Atau AMD?
Tentu kita harus tau dulu kelebihan dan kekurangan performa keduanya. Ini berkaitan dengan soal harga dan perfoma yang ditawarkan.
Sekali lagi, ini berdasarkan dengan apa yang sudah terjadi sebelumny di tread yang lama. Bukan berdasar pendapat pribadi atau stereotip masyarakat pada umumnya (justru di sini mau perbaiki stereotip yg salah).

Intel :

Kelebihan Intel :
1. Memiliki varian-varian dengan performa paling kencang (no doubt), bahkan belum ada prosesor AMD yang bisa jadi tandingannya pada range harga diatas 2 jutaan (tepatnya AMD emang gk punya prosesor dengan harga diatas 2 jutaan).
2. Banyak yang bilang sangat stabil dipakai keperluan aplikasi berat dan multi tasking
3. Pilihan varian dan harga paling banyak
4. Rasio Clock/performance paling baik
5. Konsumsi daya kecil dengan performa tinggi

Kekurangan Intel:
1. Harganya mahal (no doubt )
2. Banyaknya varian bisa bikin bingung (makanya ada trit ini biar gk bingung )
3. Varian tertinggi (Extreme Edition) harganya sangat mahal.
4. Harga satu platform (prosesor+mobo+RAM) yang tinggi.

AMD :

Kelebihan AMD :
1. Harga murah, dengan performa seimbang
2. Varian lebih ditujukan ke arah ekonomis dengan price/performance ratio tertinggi yang bahkan melebihi price/performance Intel.
3. AMD panas? kata siapa? itu sih AMD di jaman dinosaurus masih hidup. Sekarang dengan varian AMD Quad-core bahkan bisa lebih dingin daripada Intel Dual-core.
4. Varian tertinggi (Black Edition) dibandrol dengan harga terjangkau, dengan perfoma sebanding dengan prosesor Intel pada harga yang sama.
5. Harga platform (prosesor+mobo+RAM) lebih murah tanpa mengorbakan performa kseluruhan.

Kekurangan AMD :
1. Konsumsi daya lebih tinggi drpd prosesor Intel dengan performa sama
2. RasioClock/performance yang lbh rendah drpd Intel (contohnya AMD Phenom II X4 955BE 3,2GHz baru bisa ngimbangin Intel Core 2 Quad Q9550 yg 2,8GHz, dan Phenom II 810 3,6GHz bisa diimbangin sm stock Core i5 750 2,6GHz )

Kesimpulan.
Dua-duanya bagus. Dua-duanya punya plus-minus pada rentang harga masing-masing.
Jadi tergantung pada pilihan kita.

Menurut hemat saya:
• Punya uang terbatas (lbh dr 8jt tanpa monitor ato 8-9jt dgn monitor) lbh baik pk AMD. Kenapa? Dengan harga segitu AMD bisa dapat sebuah prosesor Quad-core bahkan pd bujet 4jt non-monitor masih bisa diusahain. Sedangkan Intel hanya dapat Dual-core.
• Bujet >9jt non-monitor lbh baik pk Intel. Kenapa? Pd bujet sgitu, prosesor Intel btul2 ga punya lawan. Pk AMD justru jd mubazir soalny ga ada yg performany btul2 optimal pd rentang harga sgitu.

Kompatibilitas:

Saya rasa ini cukup penting utk dibahas, soalny masih ada yang nyusun spek prosesor AMD tp ditandemin sama mobo Intel yg uda pasti ga akan cocok satu sama lain.
Banyak orang yang masih bingung tentang soket prosesor pada platform Intel dan AMD. Ini nih detailnya:

Intel :

a) LGA 775: Mobo dengan soket ini hanya untuk dipasangkan dengan prosesor Intel Celeron 347-Celeron 3200, Pentium 4 521, dan Core 2 series. Prosesor terbaru Core i5, dan i7 ngga bisa dipasang d mobo soket ini. Mobo soket ini memiliki paling banyak varian Chipset (945 - X48) dan tersedia dalam dua "rasa" RAM (tergantung vendor): DDR2 dan DDR3 dengan konfigurasi Dual Channel
b) LGA 1156: Mobo dengan soket ini hanya bisa dipasangkan dengan prosesor Intel Core i5 7xx dan Core i7 8xx. Prosesor Core 2 series dan Core i7 9xx tidak bisa dipasangkan d mobo soket ini. Mobo soket ini berchipset P55 (untuk saat ini) yang membutuhkan RAM DDR3 Low-Voltage Dual Channel. Menurut review yang ada, DDR3 yg digunakan harus bertipe Low-voltage dan berbeda dengan DDR3 biasa. Silakan konsultasikan d trit ini.
c) LGA 1366: Mobo dengan soket ini hanya bisa dipasangkan dengan prosesor Intel Core i7 9xx. Prosesor Core 2 series, Core i5, dan Core i7 8xx tidak bisa dipasangkan pada mobo soket ini. Mobo soket ini berchipset X58 yang membutuhkan RAM DDR3 Low-Voltage Triple Channel (minimal 3 modul RAM), sehingga tidak bisa dipasangkan dengan hanya 2 keping RAM DDR3 dan DDR2.

AMD :

a) Soket AM2+: Bisa dipasangkan dengan prosesor AM2+ dan AM3. Soket ini hanya suport RAM DDR2 Dual Channel.
b) Soket AM3: Hanya bisa dipasangkan dengan prosesor AM3 saja. Soket ini sudah suport penggunaan RAM DDR3 Dual Channel.

(Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5285238)

PENJELASAN SINGKAT TENTANG INTEL i3, i5 DAN i7

Info ini diambil dari Kaskus Indonesia.

Prosesor Intel
Saat ini notebook terbaru yang memakai prosesor Intel sudah mulai memakai keluarga Intel Core i. Ada yang dinamakan Core i3, Core i5, dan Core i7. Ketiganya adalah pengganti resmi dari jajaran prosesor Intel Core2 (Core2 solo, Core2 Duo, Core2 Quad). Perbaikan apa saja yang ditawarkan dengan jajaran Core i ini? Kami akan coba jelaskan sesederhana mungkin mengenai jajaran baru prosesor notebook ini.

Nehalem
Semua prosesor Intel dengan nama Core i dibangun dengan dasar arsitektur yang diberi nama Nehalem. Secara sederhana, arsitektur baru ini menawarkan performa yang lebih tinggi dengan pengaturan konsumsi daya yang jauh lebih baik. Ada beberapa hal yang merupakan keunggulan dari arsitektur Nehalem secara umum, jika dibandingkan dengan arsitektur Core sebelumnya:

Penggabungan komponen
Pada Nehalem, ada beberapa komponen yang digabungkan menjadi satu di dalam prosesor. Hal yang paling penting adalah penggabungan pengendali memori (RAM) ke dalam prosesor.
Sebelumnya, pengendali ini terletak di luar prosesor. Dengan dimasukkannya pengendali memori ke dalam prosesor, kecepatan aliran data antara prosesor dan memori menjadi lebih tinggi. Pada prosesor Core i3 M, Core i5 M, dan Core i7 M, Intel bahkan memasukkan VGA-nya ke dalam prosesor. Hal tersebut tentu saja membuat kemampuan VGA menjadi lebih baik dibandingkan VGA onboard terdahulu.

Efisiensi daya, maksimalisasi performa
Pada Core2 Duo (prosesor dengan 2 inti prosesor/2 core), jika kecepatan prosesor adalah 3 GHz, itu berarti kedua inti prosesor bekerja dengan kecepatan 3 GHz. Saat prosesor beristirahat, keduanya akan turun kecepatannya secara bersamaan juga. Jadi, kalau ada software yang hanya bisa menggunakan 1 inti prosesor (contoh: Apple itunes), kedua inti prosesor akan bekerja pada kecepatan tertingginya (3 GHz). Satu inti prosesor bekerja mengolah data, sementara inti lainnya hanya ikut-ikutan menaikkan kecepatan tanpa mengolah data.
Pada Nehalem, kondisinya berbeda. Contohnya pada Core i3 (2 inti prosesor/2 core), kondisi di atas hanya akan membuat 1 inti prosesor bekerja dan menggunakan kecepatan maksimumnya. Sementara 1 inti prosesor yang tidak terpakai akan tetap beristirahat untuk menghemat energi.

Hyper-threading (HT)
Tahukah Anda bahwa sebuah inti prosesor tidak selalu “dipekerjakan” secara maksimal? Sebagai analogi, anggap sebuah prosesor dengan dua inti (dual core) adalah sebuah ruang dengan dua orang di dalamnya. Pada saat satu orang diminta memasak, kedua tangannya akan bekerja. Akan tetapi, orang ini sebenarnya masih bisa menerima telepon sembari memasak, bukan?
Hal yang sama terjadi pada inti prosesor. Ada bagian-bagian dari inti prosesor tersebut yang tidak terpakai saat sebuah perintah diberikan padanya. Penyebabnya adalah perintah tersebut mungkin memang tidak memanfaatkan bagian tertentu dari prosesor. Lalu, bagaimana caranya kita bisa memanfaatkan bagian yang tidak bekerja tersebut? Intel menamakan teknologi pemaksimalan kerja prosesor tersebut dengan nama Hyper-threading (HT).
Sebuah inti prosesor yang memiliki teknologi HT akan dikenal oleh Operating System (contoh: Windows7) sebagai 2 inti prosesor. Jadi, Operating System dapat memberikan 2 pekerjaan pada sebuah inti prosesor. Hal ini membuat prosesor berbasis Nehalem mampu bekerja lebih maksimal dibandingkan pendahulunya.

Turbo boost
Kemampuan ini adalah fitur unggulan dari sebagian besar prosesor dengan teknologi Nehalem. Ide dasarnya adalah HUGI (Hurry Up and Get Idle). Teorinya adalah jika sebuah pekerjaan diselesaikan lebih cepat, prosesor akan bisa beristirahat lebih cepat dan menghemat lebih banyak energi.
Pada umumnya, tiap prosesor memiliki batas maksimum konsumsi daya. Mari kita ambil contoh Core i5 (2 inti prosesor/core) yang kisaran batas konsumsi dayanya adalah sekitar 35 Watt. Jika VGA dan pengendali memori di dalam Core i5 memakan 10 W dan hanya 1 inti prosesor yang terpakai, konsumsinya hanya 22.5W, bukan? Lalu, bagaimana caranya prosesor dapat menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat, sementara software tidak menggunakan inti ke-2 yang tersedia?
Sisa jatah konsumsi daya yang 12.5W dapat digunakan Core i5 untuk melakukan Turbo boost. Yang terjadi adalah (pada Core i5-430M, 2.2GHz), kecepatan 1 intinya bisa dinaikkan hingga 2.53 GHz. Hal ini dilakukan dengan memanfaatkan sisa jatah konsumsi daya dan memperhatikan temperature prosesor. Jadi, prosesor 35W ini tidak akan melampaui konsumsi dayanya, dan tidak akan kepanasan. Sementara itu, software dapat menyelesaikan pekerjaan lebih cepat.

Arrandale
Nama apa lagi ini? Nama ini kami angkat untuk membedakan Core i7 QM dengan Core i7 M, Core i5 M dan Core i3 M. Saat ini, Core i7 QM masih menggunakan teknologi Nehalem 45 nm. Meski bertenaga besar sekali, teknologi 45 nm pada Core i7 membuatnya bekerja sedikit lebih panas. Selain itu, Core i7 QM juga tidak memiliki VGA di dalam prosesor berinti 4-nya (Quad core).

Arrandale adalah kode untuk prosesor berbasis Nehalem untuk notebook yang menggunakan teknologi 32 nm dan memiliki VGA terintegrasi di dalam prosesor. Saat ini, Arrandale hanya memiliki jumlah inti prosesor maksimum 2 (dual core). Akan tetapi, performanya tetap tinggi dan suhu kerjanya cenderung lebih dingin dibandingkan Core i7.

Pilih yang mana?
Sekilas, teknologi Nehalem yang dimiliki oleh Core i7, Core i5 dan Core i3, sudah dipaparkan. Nah sekarang anda akan memilih yang mana?

Prosesor Intel

Core i7 QM
Prosesor notebook Core i7 QM memiliki kemampuan tertinggi. Tidak ada VGA di dalam prosesor ini, tapi 4 inti prosesor (quad core), kecepatan tinggi, dan Turbo boost adalah andalan utamanya. Prosesor dengan 4 core dan hyper-threading ini akan dideteksi Windows seakan memiliki 8 inti prosesor! Jika Anda membutuhkan performa notebook tertinggi yang bahkan mampu bersaing dengan desktop, ini adalah pilihannya. Umumnya, notebook dengan Core i7 akan memiliki VGA khusus. Jadi, gamer, pengguna aplikasi grafis (Adobe Photoshop, 3ds Max), dan pencinta performa tinggi akan menyukainya. Tentu saja, ada harga yang harus dibayar untuk performa yang tinggi ini.

Core i7 M
Prosesor ini adalah Arrandale (2 inti prosesor) dengan performa terbaik. Teknologi 32 nm membuatnya bekerja dengan suhu relative rendah. Kecepatan tinggi, Hyper-threading, dan Turbo boost membuatnya memiliki performa tinggi. Apabila dipadu dengan VGA tambahan, notebook berbasis Core i7 M akan menjadi pilihan yang sangat baik bagi pencinta performa tinggi. Kemampuannya bahkan dapat bersaing dengan Core i7 QM. Tentu saja, dengan harga yang relatif lebih terjangkau.

Core i5 M
Notebook dengan prosesor ini memang memiliki 2 inti prosesor (dual core). Akan tetapi, tersedianya Hyper-threading membuatnya tampil seakan memiliki 4 inti prosesor. Turbo boost menjadi andalannya dalam hal performa. Sementara itu, VGA terintegrasinya sudah mencukupi untuk pemutaran film HD 1080p, bahkan film Blu-Ray. Jika perlu, beberapa game 3D ringan pun bisa dimainkannya. Jika Anda menginginkan performa tinggi dengan mobilitas baik, Core i5 adalah pilihan yang baik. Harganya pun tidak mencekik.

Core i3 M
Meski tidak dilengkapi Turbo boost, performa Core i3 tetap memikat. Hyper-threading membuat kemampuannya dapat dipakai secara maksimal. VGA-nya pun sudah lebih dapat diandalkan dibandingkan VGA onboard terdahulu. Jika dana Anda terbatas namun menginginkan performa dari arsitektur terbaik Intel, Core i3 adalah pilihan yang jauh lebih unggul dibandingkan Core2 Duo.
Pengujian Singkat berikut adalah hasil perbandingan antara Core2 Duo T6600 dengan Core i3-330 dan Core i5-430.

(Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5211765)

APA PERBEDAAN WINDOWS 7 32-BIT DENGAN WINDOWS 7 64-BIT?

Ketika akan mendownload Windows 7 mungkin anda pernah mengalami sedikit bingung, karena ada Windows 7 32-bit dan Windows 7 64-bit. Lalu mana yang harus dipilih dan cocok dengan Laptop atau komputer yang anda miliki? Selain itu mungkin juga anda sedikit bingung apa sih bedanya antara Windows 7 32-bit dengan Windows 7 64-bit? Inilah pertanyaan umum yang sering muncul

>> Apa sih keuntungan menjalankan Windows 7 64-bit dibandingkan Windows 7 32-bit?
Perbedaan 32-bit dan 64-bit mengacu pada processor komputer mengenai bagaimana menangani informasi. Processor 64-bit akan mampu mereferensikan pengalamatan data pada memory lebih cepat dibanding processor 32-bit, dan secara teori ini akan dapat memproses data lebih cepat dan performance komputer menjadi lebih baik.
Adanya OS 32-bit dan 64-bit mengacu pada kemampuan processor yang dapat menjalankan OS itu sendiri. OS 64-bit hanya dapat diinstall pada komputer yang processornya sudah support kemampuan 64-bit, dan OS 32 bit dapat diinstall baik pada processor dengan kemampuan 32-bit maupun 64-bit.
Perbedaan OS versi 32-bit dan 64-bit pada suatu software OS sepeti Windows ini mengacu pada edisi Windows yang digunakan, apakah Windows 32-bit atau 64-bit. Suatu software yang didesain untuk Windows 64-bit hanya bisa digunakan pada Windows 64-Bit, sedangkan software yang didesain untuk Windows 32-bit masih mungkin bisa digunakan pada Windows 64-Bit tetapi tidak semuanya bisa.
Jaman sekarang hampir semua processor sudah support 64 bit. Tapi pengguna OS 64 bit masih jarang, mungkin karena ketersediaan softwarenya masih kurang dibanding 32 bit.
Jika anda sering bekerja dengan ukuran file yang besar-besar dan memakan memori yang banyak (misal video editing) tentu saja Windows 7 64-bit akan menjadi pilihan yang terbaik karena akan memberikan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan Windows 7 32-bit. Seperti kita ketahui Windows 7 64-bit telah mensupport memori sampai 192GB, sedangkan Windows 7 32-bit hanya 4GB untuk performa maksimum. Keuntungan lain dari Windows 7 64-bit adalah dari segi keamanan, lebih aman dibandingkan Windows 7 32-bit, karena driver Windows 7 64-bit harus benar-benar tersertifikasi oleh vendor si pembuat hardware, jadi sangat sulit untuk disusupi oleh program jahat.


>> Apakah Laptop atau komputer saya bisa menjalankan Windows 7 64-bit?
Kalau anda baru membeli komputer sebuah komputer dengan teknologi terbaru dan terkini pada umumnya telah support dan mampu menjalankan Windows 7 62-bit, Kecuali jika prosesor yang anda gunakan merupakan prosesor yang lowend misal Laptop dengan Prosesor Intel Atom atau Intel Core Duo ke bawah. Namun jika anda menggunakan prosesor sekelas Intel Core 2 Duo maka bisa dipastikan bahwa komputer anda mampu dan bisa menjalankan Windows 7 versi 64-bit. Jika anda masih ragu-ragu ada baiknya gunakan program Prosesor Identifikasi dari Intel untuk mengetahui apakah prosesor anda telah support Windows 7 64-bit atau tidak.
>> Bagaimana dengan Hardware lainnya misal Soundcard atau LAN Card?
Lihat tahun pembuatan dari hardware anda, apabila dibuat setelah adanya Windows Vista (3 tahun ke belakang) maka sudah bisa dipastikan hardware memang telah support Windows 7 64-bit, namun jika hardware yang anda pakai dibuat pada tahun-tahun sebelum Windows Vista hadir (misal tahun 2004 ke bawah), anda baiknya anda cek website dan vendor si pembuat hardware tersebut untuk mengetahui ada tidaknya driver untuk mensupport Windows 7 64-bit.
>>Apakah Driver untuk Windows 7 32-bit bisa digunakan untuk Windows 7 64-bit?
Jawabannya jelas sekali, Tidak. Karena Windows 7 32-bit mempunyai struktur yang berbeda Windows 7 64-bit.
>> Lalu bagaimana bila saya telah terlanjur menginstal Windows 7 64-bit sedangkan driver dari hardware yang saya miliki untuk Windows 7 32-bit?
Jangan kuatir dengan menggunakan Windows XP Mode (Virtual Mechine) di Windows 7 anda bisa menggunakan driver Windows 7 32-bit meski komputer anda telah terinstal Windows 7 64-bit
>> Bisakah saya menjalankan program Windows 32-bit di Windows 7 64-bit?
Dengan adanya teknologi WOW alias Win 32 on Win64 di Windows 7 tentu saja anda masih bisa menjalankan program Windows 32-bit di Windows 7 64-bit
>> Apakah bisa mengupgrade Windows 7 32-bit ke Windows 7 64-bit?
TIDAK. Untuk menginstall Windows 7 64-bit dari Windows 7 32-bit anda harus melakukan Installasi penuh alias tidak bisa mengupgrade langsung Windows 7 32-bit ke Windows 7 64-bit.


contoh OS 32bit :
=============
Windows98
Windows98 SE
Windows 2000
Windows Me
Windows XP
Windows Vista
Windows 7

contoh OS 64bit :
=============
Windows XP 64-bit Edition 2003
Windows XP Professional x64 Edition
Windows Vista 64
Windows 7 64
contoh PROCESSOR 32bit :
=====================
Intel386, AMD Am386
Intel486, AMD Am486
Pentium, Pentium MMX
Cyrix 6x86, Cyrix MII, Cyrix III (2000) / VIA C3 (2001)
Pentium Pro, AMD K5, Nx586 (1994), Rise mP6
AMD K6/-2/3, Pentium II/III, IDT/Centaur-C6
Athlon, Athlon XP
Pentium 4
Pentium M, Intel Core, VIA C7 (2005)
contoh PROCESSOR 64bit :
====================
AMD Athlon 64
AMD Athlon 64 X2
AMD Athlon 64 FX
AMD Opteron
AMD Turion 64
AMD Turion 64 X2
AMD Sempron ("Palermo" E6 stepping and all "Manila" models)
AMD Phenom, often followed by X3 or X4 to indicate the number of cores.
AMD Phenom II, (45 nm) often
Intel Xeon (some models since "Nocona")
Intel Celeron D (some models since "Prescott")
Intel Pentium 4 (some models since "Prescott")
Intel Pentium D
Intel Pentium Extreme Edition
Intel Xeon (all models since "Woodcrest")
Intel Core 2 (Including Mobile processors since "Merom")
Intel Pentium Dual Core (E2140, E2160, E2180, E2200, E2220, E5200, T2310, T2330, T2370, and 2390)
Intel Celeron (Celeron 4x0; Celeron M 5xx)
Intel Atom 200 series (not to be confused with the N200 series, widely used in netbooks)
Intel Atom 300 series
Intel Core i7
VIA Nano

Kesimpulan :

·       Pernyataan Prosessor 32 bit atau 64 bit mengacu pada kemampuan untuk menangani informasi, prosessor 64 bit mampu menangani data dengan lebih baik.
·       OS 32 bit dapat berjalan pada prosessor 64 bit, namun itu brrti kita ttp bekerja di lingkungan 32 bit dan tidak berlaku kebalikannya.
·       OS 64bit hanya effective untuk PC dengan Hardware Memory yg Besar (diatas 4GB), oleh karena itu biasa digunakan untuk OS server.
·       OS 64 bit mempunyai tingkat keamanan yang lebih baik, karena driver untuk OS ini harus benar2 tersertifikasi oleh vendor pembuat hardware asli.


Sumber :
http://unsilster.com/2009/11/perbedaan-windows-7-32-bit-dengan-windows-seven-64-bit/
http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20090703052716AA9p1mu

PERBANDINGAN ANTARA WINDOWS XP, VISTA DAN 7

 Kinerja

Ø Windows XP     :  Tidak terlalu berat dibandingkan dengan kedua adiknya, meski masih ada beberapa bugs, namun masih bisa ditanggulangi sendiri.
Ø Windows Vista  :  Memiliki kinerja yang paling berat diantara yang lain, ini yang membuat Vista rada mengecewakan.
Ø Windows 7       :  Merupakan Windows Vista yang disempurnakan, meskipun berat, tapi kalau kamu punya hardware yang memadai, tetap berjalan dengan nyaman.

Kekompatibilitasan dengan hardware dan software yang ada di pasaran

Ø Windows XP     :  Sangat kompatibel dan enak juga kalau buat dipake coding (maksudnya buat dipake pemrograman.
Ø Windows Vista : Sudah kompatibel.
Ø Windows 7       :  Sudah kompatibel, apalagi kalau kita pake hardaware keluaran terbaru. Kalau spek kompi kamu keluaran tahun sebelum windows 7 keluar. Buat jaga2 sebelum memasang driver ke windows 7, gk ada salahnya di cek dulu kompatibilitasnya.


Sumber :
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=967807

11 Pilar Kegagalan Windows Vista

Walaupun perhatian publik diarahkan ke Windows 7 (versi Windows selanjutnya), tampaknya Vista memiliki dua jenis pemakai yang berbeda. Pemakai jenis pertama dengan senang hati memakai Vista tanpa keluhan apapun. Jenis kedua (dan jenis yang lebih banyak terdengar di industri komputer) beranggotakan adalah pemakai yang mengkritik dan mengeluhkan setiap kekurangan yang ada di OS tersebut.
Sebagian keluhan atas Vista disebabkan oleh pembuatan Vista yang kurang memuaskan, dan kesalahan strategi marketing yang dilakukan Microsoft. Sebagian keluhan merupakan reaksi dari gerakan anti Microsoft yang tidak puas atas sejarah, strategi bisnis, taktik dan pengumuman palsu Microsoft.
Saya menyinggung pengumuman palsu oleh Microosft, karena ada kalanya anda sakit hati atas Microsoft yang mengeluarkan janji - janji berlebihan yang sama sekali tidak ditepati. Dalam kasus Vista, mereka mengumumkan 3 "pilar" untuk Vista yaitu :
1.   WinFS - filesystem yang berjanji merevolusioner cara pemakai berinteraksi dengan file di komputer
2.   Aero - tampilan baru untuk Windows
3.   Indigo - komponen untuk berinteraksi dengan web services

Vista hanya berhasil memberikan satu dari tiga pilar di atas, yaitu Aero yang membutuhkan hardware canggih dan melambatkan kinerja komputer.
Masih berhubungan dengan tiga pilar di atas, di bawah ini adalah 11 alasan mengapa Vista tidak banyak disukai:

1.   Pemakai yang bingung - sejak awal, pemakai mengeluh tentang banyaknya versi Vista yang dijual. Siapa yang membutuhkan semua varian ini? Yang dibutuhkan hanyalah satu versi sederhana (Home) dan satu versi yang memiliki semua fitur (Pro). Kebingungan ini tampaknya terjadi karena tidak ada karyawan Microsoft yang mengerti strategi pemasaran.
2.   Ukuran source code - terlalu besar.
3.   Komponen - komponen yang hilang. WinFS, filesystem yang dijanjikan dan salah satu pilar utama Vista tidak datang dengan Vista. Pengembangan filesystem ini dimulai di tahun 1991, dan hingga kini masih belum terselesaikan. Mengapa?
4.   Pemborosan baterai laptop. Hal ini seharusnya diperbaiki dengan source code terpisah dan hybrid hard disk (HHD). Tetapi, saat ini pemakai masih harus menggunakan SSD yang sangat mahal.
5.   HHD - saya masih kesal karena diberi tahu oleh industri HD bahwa keuntungan generasi baru hard disk (HD) akan "membuat semua pemakai pindah ke Vista." Hal ini diumumkan dua tahun yang lalu, dan hingga kini masih belum ada kelanjutannya. Tebakan saya: tidak bekerja dengan baik, dan masih belum yang dapat menyelesaikan masalah ini.
6.   Stiker Vista Capable palsu - kampanye "Windows Vista Capable" Microsoft adalah sebuah kegagalan marketing yang besar. Banyak komputer dijual dengan stiker "Windows Vista Capable" yang ternyata tidak mampu mengoperasikan Vista.
7.   Driver yang minim. Cukup mengherankan bahwa semua driver Windows yang ada di XP tidak kompatibel dengan Vista. Apa yang terjadi?
8.   Tidak ada saran yang konsisten untuk pemakai, dan Microsoft tidak turun tangan. Beberapa orang mengatakan bahwa anda sebaiknya membeli komputer baru dengan Vista dan tidak melakukan upgrade dari XP, ada yang mengatakan upgrade boleh dilakukan. Microsoft seharusnya membuat sebuah situs khusus yang dapat menguji komputer dari internet dan menyarankan pemakai apakah mereka sebaiknya membeli komputer baru, atau melakukan upgrade.
9.   XP mania. Semua orang cinta XP, dan ingin mempertahankan OS ini. Hal ini membuat Vista tampak lebih buruk lagi. Terlebih lagi, banyak sekali laporan yang mengatakan bahwa pemakai kembali menggunakan XP setelah mencoba Vista.
10. Pemasaran yang tanggung. Tidak seperti peluncuran Windows versi sebelumnya, Microsoft tidak banyak memasarkan Vista. Walaupun ada beberapa poster dan iklan TV untuk Vista, pemasaran Vista tidak dapat dibandingkan dengan peluncuran beberapa versi sebelumnya, di mana mereka berhasil mendapatkan perhatian orang di seluruh dunia.
11. Kinerja - anda tidak seharusnya mengeluarkan sebuah OS baru yang dikembangkan selama lebih dari empat tahun dengan kinerja yang lebih buruk dari OS sebelumnya. Kinerja seharusnya merupakan prioritas teratas.

Disadur dari PCMag.

Sumber :
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=967807

EDISI WINDOWS 7

Windows 7 sudah resmi dirilis hampir satu tahun yang lalu, tetapi mungkin sebagian belum tahu tentang beberapa edisi Windows 7 yang banyak beredar. Tidak jarang Laptop baru disertakan dengan Windows 7 Starter. Tahukah apa beda edisi ini dengan yang lain? Terdapat paling tidak 6 edisi Windows 7, yaitu : Windows 7 Starter, Home Basic, Home Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate, lalu apa perbedaannya ?

Meskipun terdapat 6 edisi yang berbeda, 3 edisi yang paling banyak beredar adalah Windows 7 Home Premium, Professional dan Ultimate. Sebenarnya edisi apapun, semua fitur windows 7 sudah ada didalamnya, hanya saja fitur-fitur tersebut hanya diaktifkan menyesuaikan edisi-nya. Untuk mengupgrade ke fitur atasnya, tidak perlu menggunakan DVD baru tetapi bisa menggunakan Windows Anytime Upgrade

Untuk mempermudah mengetahui perbedaan masing-masing edisi, berikut penjelasan singkat masing-masing edisi Windows 7 :

Windows 7 Starter

Target                       : Seluruh dunia, biasanya hadir dengan paket komputer baru (laptop/netbook)

Fitur Utama (kunci)    : Taskbar, Jump list, Windows MEdia Player, Backup & restore, Action Center, Device Stage, Play to, Fax anda Scan dan Game sederhana.

Keterbatasan             : tidak ada Aero glass, berbagai fitur modifikasi desktop, windows touch, media center, live thumbnail preview, home group creation, tidak ada Multi bahasa, maksimal RAM 2 GB, tidak terseda versi 64bit.

Harga                        : Kisaran $50 (di Indonesia)

Dengan windows 7 starter, pengguna tidak bisa mengubah wallpaper atau theme windows. Pada awalnya Windows 7 Starter dibatasi hanya bisa menjalankan 3 program satu waktu, tetapi akhirnya keterbatasan ini dihilangkan, sehingga pengguna tetap bisa menjalankan banyak program dalam satu waktu, dibatasi jumlah memory saja. Untuk edisi 32 bit, semua windows selain windows starter mempunyai batas maksimal RAM/Memory 4 GB. Untuk edisi 64 bit, lebih tinggi dan berbeda-beda.

Windows 7 Home Basic

Target                       :  Untuk Wilayah tertentu saja, seperti di Indonesia

Fitur Utama (kunci) : Multiple monitor, fast user switching (berganti user), desktop wallpaper, desktop windows manager, network printing, internet connection sharing, sebagian windows aero.

Keterbatasan             : Tidak bisa membuat Homegroup baru, tidak disertakan DVD decoder ( MPEG-2 dan Dolby Digital), tanpa multi touch, premium games, Windows Media center, tidak ada Multi bahasa, dukungan Windows Aero tidah penuh.

Harga                        : Kisaran $80 (di Indonesia)

Windows 7 Home Premium

Target                       : Global
Fitur Utama (kunci)    : Aero Glass, Aero Background, Windows Touch, Membuat Home group baru, Media Center, DVD Playback dan pembuatan, premium games dan Mobility Center
Keterbatasan             : Domain join, Remote desktop host, backup dari jaringan, Encryption File System, Offline Folder
Harga                        : Kisaran $110 (di Indonesia)

Windows 7 Professional

Target                       : Pengguna IT menengah keatas
Fitur Utama (kunci)    : Windows XP Mode, Domain Join, Remote desktop host, location aware printing, mobility center, presentation mode, offline folder.
Keterbatasan             : BitLocker, BitLocker toGo, AppLocker, Direct Access, Branche Cache, MUI Language Pack, booting dari VHD.
Harga                        : Kisaran $150 (di Indonesia)

Windows 7 Professional menawarkan semua fitur edisi dibawahnya. Juga mulai ada fitur Windows XP Mode yang tidak disediakan di edisi dibawahnya.

Windows 7 Enterprise

Target                       : Pelanggan Bisnis ( volume-licenses)
Fitur Utama (kunci)   : BitLocker, BitLocker To Go, AppLocker, Direct Access, Branche Cache, MUI language packs, boot from VHD
Keterbatasan             : Lisensi Retail
Harga                        : -

Selain perbedaan mengenai lisensi, Windows 7 Enterprise mempunyai fitur yang sama dengan Windows 7 Ultimate.

Windows 7 Ultimate

Target                       : Retail market, ketersediaan terbatas
Fitur Utama (kunci)   : semua fitur windows 7 edisi sebelumnya ditambah dengan BitLocker, BitLocker To Go, AppLocker, Direct Access, Branche Cache, MUI language packs, boot from VHD.
Keterbatasan             : Volume Licensing
Harga                        : -

Diatas adalah beberapa fitur utama atau penting yang bisa dijadikan gambaran. Tiap edisi windows diatasnya menyertakan semua fitur edisi windows dibawahnya, dan keterbatasan tiap edisi yang dijelaskan diatas, biasanya ada (disukung) di edisi windows atasnya.

Windows 7 (sebelumnya berkodekan Blackcomb atau Vienna) merupakan versi selanjutnya Microsoft Windows yang akan menggantikan Windows Vista.

Microsoft mengumumkan bahwa pengembangan Windows 7 akan berjalan dalam tiga tahun.
Versi klien dari Windows 7 akan dirilis dalam versi 32-bit dan 64-bit walaupun versi servernya (yang akan menggantikan Windows Server 2008) akan dirilis hanya dalam versi 64-bit.
Source :
http://id.wikipedia.org/wiki/Windows_7

Rancangan Windows 7 akan memudahkan orang berpindah antara membuka windows, files dan aplikasi.Rancangan tersebut juga diharapkan akan memberi pemakai komputer pribadi akses ke file yang belum lama digunakan, dan membuat jaringan kerja rumah jadi lebih otomatis, demikian yg dikatakan Microsoft.

Berikut adalah kelebihan-kelebihan windows seven yang dipamerkan Professional Developers Conference (http://www.microsoftpdc.com/) sebuah konferensi untuk para developer :

1.   Lebih Cepat dan Stabil dari pada windows Vista.
Windows 7 ini memiliki performa yang lebih stabil dari pada windows vista. Windows 7 juga lebih responsif dan lebih hemat dalam penggunaan baterai.

2.   Anda dapat memilih Jaringan Wireless Hanya dengan 1 klik dari system tray.
Mempunyai langkah yang praktis dalam memilih jaringan wireless yaitu anda dapat memilih Jaringan Wireless hanya dengan 1 klik dari system tray

3.   Menampilkan pesan peringatan jika ada perubahan dalam komputer anda.
System akan menampilkan laporan jika terjadi perubahan terhadap komputer anda.
AKan menampilkan pesan peringatan saat system komputer anda ada yang berubah dan anda juga dapat mensetting tingkat privasi tersebut. Mulai dari “tell me everything” sampai “don’t tell me squad”

4.   Tidak adanya sidebar, tetapi mempunyai banyak gadget.
Pada windows 7 tidak adanya sidebar, tetapi gadget-gadget tetap ada dan dapat disetting sesuai keinginan anda.

5.   Adanya Library yang dapat mengorganisasikan dokumen anda berdasarkan type.
Fitur Windows 7 adalah adanya library yang akan mengorganisasikan dokumen anda berdasarkan type.

Windows 7, Nama Resmi Operating System Microsoft Terbaru

Mungkin sebagian pengguna komputer sudah tahu bahwa Microsoft akan membuat Sistem Operasi yang baru, menggantikan OS Windows Vista.

Namanya adalah Windows 7. Ya, sistem operasi yang masih dalam tahap pembuatan ini menggunakan nama tersebut berdasarkan kesederhanaan. Ternyata maksud Microsoft memberikan nama itu juga menunjukkan bahwa sistem operasi Windows sudah memasuki generasi ke 7.

Namun ada juga beberapa pengamat yang mengatakan, kalau memang Windows 7 itu merupakan generasi ke 7, berarti ada satu OS sebelumnya – yaitu Windows Millenium yang tidak masuk ke dalam hitungan. Selain itu, jika revisi pada kernel dihubungkan, maka Windows XP pun tidak masuk dalam hitungan, karena langsung menuju ke kernel versi 7 untuk Windows 7.

Jumlah Sistem Operasi Windows milik Microsoft menurut artikel yang terdapat pada Wikipedia adalah 9, yaitu :

1.   Windows 3.0 
2.   NT 
3.   Windows 95
4.   NT Workstation 
5.   Windows 98
6.   Millenium 
7.   Windows 2000 
8.   Windows XP
9.   Windows Vista

Sedangkan jika merujuk kepada kernel, Windows XP adalah kernel versi 5.1 dan Vista menggunakan kernel versi 6. Generasi Sistem Operasi Microsoft berakhir pada Windows XP.
Jika menghitung seperti urutan di atas, maka Windows 1.0 yang dirilis pada tahun 1985 serta Windows 2.0 yang dirilis pada tahun 1987 sebagai generasi asli Windows tidak ikut dihitung.